Online Support : Imam
Oct 05

Cara Bijak Tanggapi Complain dari Customer ?

Published in pelumas by admin |
Dibawah ini, saya tampilkan tulisan tentang cara menanggapi complain secara bijak yang saya sunting dan edit dari buletin Pertamina dan ini sudah sering saya sampaikan kepada teman-teman atau customer saya di lapangan.

Intinya, jika kita ingin menjadi wirausahawan yang sukses maka kita harus tanggap pada setiap keluhan dari customer dan bukan menghindarinya. Jika kita sudah berjanji pada customer, maka jangan pernah diingkari (jika kita berhalangan maka sampaikan alasan yang bisa diterima).

1. Tanggapi dengan bijak

Ketika kita menerima complain dari customer, tanggapilah dengan bijaksana. Bicara dengan lemah lembut dan jangan berdebat ketika mereka menyampaikan pendapat mereka walaupun alasan yang disampaikan customer tidak masuk akal. Sampaikan terima kasih karena dia telah menghubungi kita dan mendiskusikan masalahnya dengan kita. Berikan penekanan bahwa KITA tetap bersama dalam menghadapi masalahnya dan akan menyelesaikan masalah tsb dengan baik.

2. Dengarkan keberatan secara hati-hati

Jadilah pendengar yang baik dan jangan memotong pembicaraan sebelum dia selesai menyampaikan semua masalahnya. Dengarkan dengan penuh perhatian, jika perlu undang dia ke ruang (tamu) kita untuk meyakinkan bahwa dia adalah pelanggan yang sangat penting bagi KITA.

3. Temukan masalah yang sebenarnya

Lakukan diskusi secara mendalam sampai customer dan KITA menemukan akar permasalahannya. Jika terbukti kesalahan ada pada pihak customer, tunjukan dengan rasa hormat dan jangan menyalahkan; jika penyebabnya ada pada KITA, jelaskan padanya bahwa ini suatu kekeliruan yang akan diperbaiki segera dan segeralah meminnta maaf.

4. Terima komplain dengan terbuka dan berkesan

Beri kesan yang mendalam saat masalah sudah bisa diatasi dan sampaikan terima kasih dan jika perlu hubungi secara pribadi dan tawarkan bantuan apa yang bisa diberikan dan minta dia agar tidak ragu-ragu atau merasa "kagok" untuk menghubungi KITA kapanpun dibutuhkan.

Semoga bermanfaat...
wassalam,
Jul 07

Heavy Metal Remover

Published in Untagged  by admin |

HIGHLY POLIMERIZED COAGULANT FOR HEAVY METAL REMOVER

Limbah Logam Berat atau heavy metal termasuk golongan limbah B3. Limbah yang mengandung logam berat adalah issue lingkungan yang menjadi perhatian banyak pihak, utamanya bagi industri-industri di tanah air. Masalah limbah logam berat sangat serius diperhatikan mengingat dampak yang ditimbulkannya begitu nyata bagi kehidupan makhluk hidup, termasuk manusia.

Beberapa kegiatan industri di tanah air saat ini masih mencari cara untuk mereduksi dampak negatif dari logam berat, berbagai cara sudah dilakukan, namun masih belum maksimal. Selain karena teknologi yang kurang tepat guna, teknologi yang ada masih tergolong mahal.

Beberapa literatur tentang logam berat, salah satunya menurut Vouk (1986) yang mengatakan bahwa terdapat 80 jenis dari 109 unsur kimia di muka bumi ini yang telah teridentifikasi sebagai jenis logam berat. Berdasarkan sudut pandang toksikologi, logam berat ini dapat dibagi dalam dua jenis. Jenis pertama adalah logam berat esensial, di mana keberadaannya dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh organisme hidup, namun dalam jumlah yang berlebihan dapat menimbulkan efek racun. Contoh logam berat ini adalah Zn, Cu, Fe, Co, Mn dan lain sebagainya. Sedangkan jenis kedua adalah logam berat tidak esensial atau beracun, di mana keberadaannya dalam tubuh masih belum diketahui manfaatnya atau bahkan dapat bersifat racun, seperti Hg, Cd, Pb, Cr dan lain-lain. Logam berat ini dapat menimbulkan efek kesehatan bagi manusia tergantung pada bagian mana logam berat tersebut terikat dalam tubuh. Daya racun yang dimiliki akan bekerja sebagai penghalang kerja enzim, sehingga proses metabolisme tubuh terputus. Lebih jauh lagi, logam berat ini akan bertindak sebagai penyebab alergi, mutagen, teratogen atau karsinogen bagi manusia. Jalur masuknya adalah melalui kulit, pernapasan dan pencernaan.

Menurut Nordberg., et. al (1986) logam berat jika sudah terserap ke dalam tubuh maka tidak dapat dihancurkan tetapi akan tetap tinggal di dalamnya hingga nantinya dibuang melalui proses ekskresi. Hal serupa juga terjadi apabila suatu lingkungan terutama di perairan telah terkontaminasi (tercemar) logam berat maka proses pembersihannya akan sulit sekali dilakukan. Kontaminasi logam berat ini dapat berasal dari faktor alam seperti kegiatan gunung berapi dan kebakaran hutan atau faktor manusia seperti pembakaran minyak bumi, pertambangan, peleburan, proses industri, kegiatan pertanian, peternakan dan kehutanan, serta limbah buangan termasuk sampah rumah tangga.(sumber:http://www.chem-is-try.org)

 

Pasal 59 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP, mengatur hal-hal berikut :

 

(1) Setiap orang yang menghasilkan limbah B3 wajib melakukan pengelolaan limbah B3 yang dihasilkannya. (2) Dalam hal B3 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 ayat (1) telah kedaluwarsa, pengelolaannya mengikuti ketentuan pengelolaan limbah B3. (3) Dalam hal setiap orang tidak mampu melakukan sendiri pengelolaan limbah B3, pengelolaannya diserahkan kepada pihak lain. 

 

Oleh karena itu, dibutuhkan suatu teknologi tepat guna untuk mereduksi logam berat dalam limbah cair. Berbagai bahan kimia dan teknologi terapan lain sudah dilakukan, namun tetap belum mampu mengatasi masalah tsb secara maksimal.

Melalui media ini, kami ingin memberikan solusi alternatif untuk mengatasi masalah logam berat tersebut. Produk unggulan kami, yang kami sebut sebagai Heavy Metal Remover (HP Coagulant 799), diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kamajuan industri dan keamanan lingkungan hidup, khususnya di tanah air.

Produk HP Coagulant 799  sangat efektif  digunakan dalam pengolahan air limbah dari berbagai jenis kegiatan industri, antara lain : Industri Pulp & Paper, Industri Elektronika, Industri Makanan dan Minuman, Industri Petrokimia, Industri Pupuk,  Industri Part Kendaraan, Industri Pertambangan, Industri Glass, Industri Minyak dan Gas, Industri Tektil khususnya proses dyeing dan lain-lain.

Keunggulan produk ini adalah memiliki sifat flokulasi yang cepat, mampu mengikat secara sempurna unsur-unsur logam berat, fosfor, H2S dan NH3 dan bahkan unsur-unsur kimia penyebab bau, juga mampu menurunkan kadar COD dan BOD serta mampu mereduksi kandungan lumpur.

Untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang produk tersebut, segera hubungi kami, Telepon : 022 7502678 atau Fax : 022 7535369

    
    
    
    
    
Jul 07

Pengertian Pelumas ?

Published in pelumas by admin |

oli-pelumas

Pelumas (lubricant atau sering disebut lube) adalah suatu bahan (biasanya berbentuk cairan) yang berfungsi untuk mereduksi keausan antara dua permukaan benda bergerak yang saling bergesekan. Suatu bahan cairan dapat dikategorikan sebagai pelumas jika mengandung bahan dasar  (bisa berupa oil based atau water/glycol based) dan paket aditif.
 
Pelumas mempunyai tugas pokok untuk mencegah atau mengurangi keausan sebagai akibat dari kontak langsung antara dua permukaan logam yang saling bergesekan sehingga  keausan dapat dikurangi, besar tenaga yang diperlukan akibat gesekan dapat dikurangi dan panas yang ditimbulkan oleh gesekan pun akan berkurang.
 
Pelumas dapat dibedakan type/jenisnya berdasarkan bahan dasar (base oil), bentuk fisik, dan tujuan penggunaan.
  1. Dilihat dari bentuk fisiknya :
    a. Minyak pelumas (lubricating oil)
    b. Gemuk pelumas (lubricating grease)
    c. Cairan pelumas (lubricating fluid)
  2. Dilihat dari bahan dasarnya :
    a. Pelumas dari bahan nabati atau hewani
    b. Pelumas dari bahan minyak mineral atau minyak bumi
    c. Pelumas sintetis
  3. Dilihat dari penggunaannya :
    a. Pelumas kendaraaan
    b. Pelumas industri
    c. Pelumas perkapalan
    d. Pelumas penerbangan
  4. Dilihat dari pengaturan atau pengawasan mutunya :
    a. Pelumas kendaraan bermotor :
    • Minyak pelumas motor kendaraan baik motor bensin /diesel
    • Minyak pelumas untuk transmisi
    • Cairan pelumas transmisi otomatis dan sistim hidrolis (Automatic transmission fluid & hydraulic fluid)
    b. Pelumas motor diesel untuk industri :
    • Motor diesel putaran cepat
    • Motor diesel putaran sedang
    • Motor diesel putaran lambat
    c. Pelumas untuk motor mesin 2 langkah :
    • Untuk kendaraan bermotor
    • Untukm perahu motor
    • Lain lain ( gergaji mesin, mesin pemotong rumput )
    d. Pelumas khusus
    Jenis pelumas ini banyak ragamnya yang penggunaannya sangat spesifik untuk setiap jenis, diantaranya adalah untuk senjata api, mesin mobil balap, peredam kejut, pelumas rem, pelumas anti karat, dll.
Jul 07

Penggunaan pelumas ?

Published in pelumas by admin |
produk_oli_pelumasBanyak orang yang memilih minyak pelumas  karena tertarik iklan dan promosi semata, memilih pelumas karena informasi dari montir asalan atau karena pengalaman. Namun tidak banyak orang yang memilih pelumas karena alasan objektif.

Melalui situs ini, kami akan memberikan informasi lengkap bagiamana cara memperoleh hasil yang maksimal atau memuaskan di dalam sistem pelumasan mesin. Hal mutlak yang diperlukan adalah selektifitas penggunaan pelumas itu sendiri, yaitu dengan menentukan jenis pelumas yang tepat untuk mesin dan peralatan yang akan dilumasi berdasarkan :

a. Rekomendasi pabrik pembuat mesin

Biasanya pabrik pembuat mesin (OEM) seperti pabrik kendaraan bermotor dan pabrik mesin mesin industri memberi petunjuk jenis pelumas (bahkan merk dan tingkat kekentalannya) yang direkomendasikan untuk digunakan.

b. Bahan bakar yang digunakan

Pelumasan untuk mesin berbahan bakar bensi tentu tidaklah sama dengan pelumasan untuk mesin berbahan bakar solar atau gas. Apabila tidak ada ketentuan ukuran atau aturan penggunaan pelumas oleh pembuat mesin, maka anjuran dalam penggunaan pelumas biasanya dilaksanakan oleh para teknisi pabrik dengan melihat pada :
- Data teknis dari mesin
- Pengetahuan tentang pelumasan dari para teknisi
- Pengalaman dari para teknisi
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>